Pendarahan Implantasi, Apakah Termasuk Gejala Kehamilan?

Pendarahan implantasi adalah ciri ciri hamil muda sebelum telat haid dan terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel ke lapisan rahim untuk mulai tumbuh. Ini sepenuhnya normal dan tidak memerlukan perawatan medis apa pun. Diperkirakan sekitar sepertiga wanita mengalami pendarahan implantasi. Kesulitannya adalah bahwa hal itu terjadi pada waktu yang sama dalam siklus Anda dengan menstruasi, sehingga Anda akan merasa bingung dengan menentukan periode awal.

Apa saja tanda dan gejala pendarahan implantasi?

  • Kotoran atau bercak merah muda atau kecoklatan
  • Kram perut ringan atau samar
  • Perubahan suasana hati
  • Sakit kepala

Seperti yang kita sebutkan sebelumnya, bahwa mungkin saja Anda akan merasa bingung dengan gejala kehamilan ini. Karena nyatanya gejala kehamilan ini hampir sama dengan kondisi ketika Anda memasuki siklus menstruasi, dimana banyak orang yang beranggapan kalau hal ini bukanlah tanda atau gejala kehamilan, melainkan hal normal ketika Anda mau menstruasi.

Selain munculnya bercak, mungkin Anda juga akan merasakan adanya yang berbeda dengan payudara Anda. Anda akan merasakan kondisi payudara yang membengkak, sedikit lembut, bahkan akan terasa ngilu ketika tersentuh. Ketika hal tersebut terjadi, Anda akan bertanya-tanya, apakah ini kondisi pendarahan implantasi atau kondisi dimana Anda akan memasuki masa menstruasi?

Apa perbedaan antara pendarahan implantasi dan menstruasi?

Ada beberapa perbedaan utama antara pendarahan implantasi dan menstruasi yang dapat membantu Anda mengetahui apakah Anda hamil atau tidak, diantaranya seperti:

  • Warna: untuk pendarahan implantasi, darah atau bercak yang keluar biasanya berwarna merah muda atau coklat tua, sedangkan darah menstruasi cenderung cerah, atau berwarna merah cerah.
  • Durasi: karena pendarahan implantasi hanya terjadi ketika sel telur menempel pada rahim, itu mungkin berlangsung hanya beberapa jam atau hingga 1-2 hari. Biasanya darah yang keluar tidak disertai dengan gumpalan. Jika pendarahan yang keluar berwarna cerah dengan jumlah yang sedikit, kemudian berubah menjadi banyak dan memiliki aliran yang konstan dan berlangsung 4-7 hari, hampir pasti itu adalah haid Anda.
  • Waktu: perdarahan implantasi biasanya terjadi sekitar 10 hari setelah ovulasi, sedangkan menstruasi biasanya terjadi setelah 14 hari. Jadi bercak merah muda pada hari 22-25 lebih cenderung menjadi perdarahan implantasi daripada tanda-tanda pertama menstruasi (biasanya sekitar hari 26-27).
  • Kram: Kondisi keram di bagian perut juga mungkin saja Anda alami, baik ketika mau menstruasi atau ketika yang keluar merupakan darah implantasi. Mengapa bisa merasakan keram? Karena ketika Anda mengalami pendarahan implantasi, itu artinya sel telur tengah menempel di bagian Rahim, namun kondisinya hanya akan berlangsung beberapa menit saja dan tidak berlangsung lama. Berbeda dengan keram yang disebabkan oleh menstruasi, dimana Anda akan merasakannya beberapa hari.

Apakah saya harus khawatir dengan kondisi ini?

Tanda awal kehamilan ini bukanlah kondisi yang mengkhawatirkan, karena hal ini merupakan hal normal serta tidak ada resiko yang berbahaya untuk janin dalam kandungan Anda. Namun, jika Anda juga mengalami gejala-gejala seperti, sakit perut bagian bawah, mual, pusing, atau muntah, Anda harus memeriksakan diri ke dokter karena dapat menjadi indikasi kehamilan ektopik.

Masih tidak yakin?

Tanda atau gejala kehamilan memang cukup beragam, namun satu-satunya bukti nyata bahwa Anda tengah hamil yaitu dengan melakukan tes kehamilan. Jika Anda merasa mengalami pendarahan implantasi, sarannya adalah Anda harus menunggu setidaknya 3 hari sebelum melakukan tes kehamilan di rumah.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *